ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2 | ROBOT INDIKATOR FOREX| LIHAT TESTINYA DULU!!! ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2 - ROBOT INDIKATOR FOREX| LIHAT TESTINYA DULU!!!

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

 ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2
Sedikit review, bakal menjadi seorang trader yg sukses, mesti melewati tahapan-tahapan sebagaimana kita mengawali di bangku pendidikan. Dimulai dari fase TK, kemudian SD, lantas SMP, SMA, universitas, lulus menjelma sarjana dengan bertugas di dunia profesional. Analoginya, seandainya Anda udah lulus dengan bekerja di dunia profesional. Melanjutkan data sebelumnya, saya bakal memberi tahu langkah berikutnya adalah tahap SMP, Sekolah Menengah Atas dengan universitas.

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2
3. Langkah “SMP”
Menjelang akhir step “SD”, seorang trader lazimnya mulai menyadari bahwa enggak tutorial yang menciptakan perbedaan. Ia menyadari bahwa untuk membuat profit scr konsisten nggak ada kata lain ia mesti mampu mengelola psikologi yg ada dalam dirinya & mengeset keuangannya dgn baik. Ia mau mulai membaca buku-buku, berselancar di online dengan kata lain apapun mengenai psikologi trading & merekognisi karakter yang digambarkan dari apa yang telah ia baca tersebut.

Oleh karena pemikiran ini, ia mulai berhenti menelan bulat-bulat cara otput pemikiran alias analisa orang lain. Ia menjelma pribadi dgn pola tradingnya independen yang mandiri dan mulai beraksi dgn sistem yang telah diciptakannya sendiri. Ia mulai menemukan kenyamanan dengan dapat menentukan batas resikonya. Ketika hasil akhir tradingnya buruk, ia enggak mudah berubah emosional. Ia mulai berpikir hendak mempunyai kans kesuksesan ekstra tinggi di probabilitas berikutnya karena ia tahu dengan aneka tips apa prosedur tradingnya bekerja. Di step ini, ia sudah menyadari bahwa yg vital di dlm transaksi trading adalah konsistensi dlm manajemen bahaya serta kepatuhan dalam mengambil tindakan.

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

 ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

4. Step “SMA”
Di step “SMA” ini, seorang trader akan sadar hendak kompetensinya di dlm trading. Ia akan memperbuat transaksi tiap kali sistemnya menghadiahkan signal untuk masuk ke pasar. Ia menerima realitas loss yg dideritanya, sama mudahnya saat saat ia memperoleh keuntungan. Ia dpt sepenuhnya menerima bahaya dengan mengetahui bahwa sistemnya dpt menghasilkan laba ekstra byk daripada loss. Bahkan ekstrimnya, selagi ia berada di area floating loss, dengan cepat ia akan menutup daerah tsb misalnya emang kondisi enggak memungkinkan dengan maksud utk meminimalisir ancaman yang mungkin mau dihadapinya.

Ia sekarang berada di suatu titik dimana ia merasa sudah memperoleh hasil dari sebagian besar tradingnya. Hal ini dapat dikatakan untung konsisten. Dapat jadi ia akan berhasil memperoleh seratus pips di suatu pekan minggu tapi di pekan lainnya ia kehilangan seratus pips, walaupun scr keseluruhan ia teguh profit.

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2
5. Fase “Universitas”
Di step ini, kalo seorang pemain mengerjakan trading rasanya akan sebagaimana mengendari sebuah mobil. Setiap day ia bisa duduk di kursinya dan mengerjakan trading dan segala sesuatu pada peringkat bawah sadar. Ia sanggup mulai menetapkan trading volume hyn besar beserta menemukan ratusan pips dalam sehari. Hal ini lumrah saja baginya, bersama tak membuatnya berubah berlebihan bersemangat dgn cara ekstra dibandingkan pd saat ia cuman mendapatkan 1 pip.

Pd Waktu ia lulus dari step ini, lalu ia telah sampai pada suatu tahap di mana ia telah menguasi emosi sepenuhnya dengan account yang tumbuh dgn pesatnya. Bimbingan tradingnya tak berubah, cuman saja ia lama kelamaan menguasai metodenya tersebut. Kini ia dikatakan telah memperoleh apa yg dikenal dengan dgn “intuisi” dan sanggup mengatakan dengan tegas, “Saya yakni seorang trader.”

Dgn Teknik Apa para pembaca? Ada di keadaannya mana Anda sekarang? Teruslah belajar dan mencari jalan agar Anda mampu menggunakan setiap fase dan mau berujung keberhasilan di dunia trading.

 ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2

ANALISA FOREX ALA SIEMBAH 2


Tidak ada komentar:

Posting Komentar